Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Microsoft Dirikan Laboratorium Open Source

Microsoft meluncurkan fasilitas Microsoft Open source Interoperabilty Laboratory (MS-OSIL) di Universitas Indonesia, Rabu 25 Februari 2009. Laboratorium ini merupakan yang lab open source pertama di Indonesia.

"ini menunjukkan komitmen kami, bahwa Microsoft sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak," ujar Tony Chen, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, pada acara peluncuran lab di Universitas Indonesia (UI), Depok.

Tony mengatakan, banyak orang yang selama ini menganggap bahwa Microsoft selalu berseberangan dengan open source. Padahal Microsoft telah memiliki kerja sama dengan pihak-pihak lain termasuk open source.

Selain di Indonesia, lab-lab open source Microsoft juga telah tersedia di beberapa negara, misalnya Amerika Serikat, Brazil, India, Mesir, Jerman, pakistan, dan Filipina.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Irving Hutagalung, Platform Strategy Manager BUsiness Marketing Organizations Microsoft Indonesia.

Menurut Irving, beberapa lab open source di negara lainnya, juga mengambil lokasi di universitas sebagai pusat pendidikan.

"Di lab di India, kami bekerja sama dengan tiga universitas lokal. Sementara lab open source Microsoft Brazil bekerja sama dengan empat universitas," ujar Irving.

Menurut Rektor UI Gumilar Rusliwa Komara, kerja sama antara Microsoft dengan UI sudah berlangsung lama. "Seperti diketahui, seringkali "Mahasiswa memang memiliki ide-ide inovatif yang terkadang liar," ujar Gumilar.

Sebelumnya, di UI Microsoft juga telah membangun fasilitas Microsoft Innovation Center, sebagai pusat pengembangan inovasi Microsoft di
kalangan mahasiswa.

Uninstall Windows XP dari Command Prompt

Salah satu fitur yang dimiliki Windows XP adalah kemampuannya melakukan uninstall XP setelah kita berhasil melakukan upgrade dari Windows 98, 98SE, atau Windows Me. Pada umumnya uninstall dilakukan melalui tool [Add/Remove Programs] di Control Panel dalam kondisi booting Windows normal.

Namun, bila cara tersebut tak berhasil, kita bisa masuk ke Safe Mode dan membuang Windows melalui Add/Remove Programs. Seandainya cara yang ini pun gagal, barangkali satu-satunya jalan adalah melalui Command Prompt.

Caranya sebagai berikut :
1. Ketikkan cd- dan tekan [Enter].
2. Ketikkan cd-windows-system32 kemudian tekan [Enter].
3. Ketikkan osuninst.exe dan tekan [Enter].

Selanjutnya ikuti petunjuk pada layar yang akan membantu mengembalikan komputer ke sistem operasi sebelumnya.

Perlu diingat, cara ini hanya bisa dilakukan apabila sebelum melakukan upgrade ke Windows XP Anda telah mem-backup sistem operasi sebelumnya, selain itu Anda harus melakukannya sebagai Administrator atau user yang memiliki akses administrator.

Windows 7 Pancing Pengguna Netbook

Sistem operasi Microsoft yang akan segera datang, yakni Windows 7 terdiri dari lima varian. Adapun kelima varian yang akan dihadirkan adalah Windows 7 Starter, Home, Professional, Enterprise, dan Windows 7 Ultimate.

Seri Starter merupakan versi ekonomis yang dijual bersama dengan PC baru. Windows 7 seri ini hanya bisa menjalankan tiga aplikasi sekaligus, serupa dengan seri Starter Edition pada Windows generasi sebelumnya.

Microsoft akan menargetkan sistem operasi ringan itu bersama dengan penjualan netbook. Meskipun laptop kecil itu masih sanggup menjalankan versi lebih canggih dari Windows 7, tetapi seri Strater-lah yang akan diandalkan Microsoft untuk pengguna perangkat tersebut. Apa maksudnya?

Menurut TechReport, seperti VIVAnews kutip 13 Maret 2009, tampaknya Microsoft pada awalnya ingin membatasi kemampuan sistem operasi di netbook. Tujuannya agar pengguna yang ingin membutuhkan fitur yang lebih lengkap dapat mengupgradenya dan akhirnya menaikkan harga penjualan rata-rata (average selling price, ASP).

“Tantangan yang jelas bagi kami adalah untuk menaikkan ASP,” kata Chris Liddell, Chief Financial Officer Microsoft. “Kami melihat Windows 7 sebagai peluang. Kami menawarkan pengguna untuk melakukan upgrade, yang akan memberikan kami nilai yang serupa dengan apa yang biasanya kami dapat dari konsumen,” ucapnya.

Parri Munsell, Director of Consumer Product Management Microsoft menyatakan bahwa melakukan upgrade dari Windows 7 Starter ke versi yang lebih tinggi sangat mudah. Pasalnya, seluruh software yang dibutuhkan sebenarnya sudah tersedia di mesin yang bersangkutan. “Pengguna hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk mengubah versi Windowsnya ke versi lain,” ucap Munsell.

Dari informasi yang beredar, Windows 7 Starter akan dijual di harga 199,95 dolar AS. Versi Home seharga 259,95, Professional seharga 299,95, sedangkan Ultimate seharga 319,95 dolar AS.

Klik yoooo

Feedjit Live Blog

Powered by Blogger